Kapan perlu ortodonti anak?
- Gigitan silang depan atau belakang (crossbite) di mana gigi seri atas tumbuh di belakang gigi seri bawah sehingga menghambat pertumbuhan normal rahang atas.
- Lengkung rahang anak tampak terlalu sempit sehingga gigi-gigi tetap yang mulai tumbuh kekurangan ruang dan berjejal.
- Rahang bawah tampak terlalu mundur atau justru terlalu maju dibandingkan rahang atas pada masa lonjakan pertumbuhan anak.
- Anak memiliki kebiasaan buruk mulut yang menetap setelah usia 5–6 tahun, seperti mengisap ibu jari (thumb sucking), menjulurkan lidah saat menelan (tongue thrusting), atau bernapas lewat mulut.
- Kehilangan gigi susu terlalu dini akibat berlubang parah yang menyebabkan gigi di sebelahnya bergeser menutup ruang calon gigi tetap.
Bagaimana prosedur ortodonti anak?
- Skrining tumbuh kembang rahang dan analisis rontgen: Dokter memeriksa hubungan gigitan gigi susu dan gigi tetap yang sudah muncul, mengevaluasi pola napas serta fungsi otot bibir/lidah, dan melihat benih gigi tetap di dalam tulang melalui rontgen panoramik.
- Pencetakan rahang dengan pendekatan ramah anak: Cetakan lengkung gigi anak diambil dengan bahan cetak beraroma buah yang cepat mengeras untuk merancang alat ortodonti lepasan, ekspander rahang, atau alat fungsional pemandu rahang (myofunctional appliance).
- Pemasangan alat ortodonti interseptif dan latihan pemakaian: Alat dipasang pada gigi anak, lalu dokter melatih anak cara memasang dan melepas alatnya sendiri di depan cermin serta menjelaskan cara memutar sekrup ekspansi (bila ada) kepada orang tua.
- Pemantauan berkala seiring pergantian gigi tetap: Kontrol dilakukan setiap 3 hingga 6 minggu untuk memantau pelebaran rahang, mengaktifkan pegas kecil pada alat, serta memberi ruang bagi gigi tetap yang sedang tumbuh keluar.
Apa yang dirasakan & masa pemulihan
Alat ortodonti lepasan anak dibuat dari bahan akrilik medis atau silikon lentur dengan pilihan warna ceria dan motif yang dapat dipilih sendiri oleh anak agar mereka bersemangat memakainya.
Pada beberapa hari pertama, anak akan merasakan sensasi penuh di langit-langit mulut dan bicara sedikit cadel sementara. Dorong anak untuk berlatih membaca buku dengan suara lantang di rumah agar lidahnya cepat terbiasa.
Keterlibatan dan dukungan positif dari orang tua di rumah untuk mengingatkan jam pemakaian alat serta membersihkan alat setiap selesai makan sangat menentukan keberhasilan perawatan interseptif ini.
Dokter yang menangani
Asosiasi ortodonti internasional menyarankan skrining ortodonti pertama dilakukan saat anak berusia sekitar 7 tahun, yakni ketika gigi geraham pertama tetap dan gigi seri depan mulai tumbuh. Pada usia ini, masalah seperti gigitan terbalik (crossbite) atau rahang sempit jauh lebih mudah diarahkan pertumbuhannya dibandingkan jika menunggu seluruh gigi susu tanggal.
- drg. Alice Santoso, M.Kes., Cert.Ort (Dokter Gigi, Sertifikasi Ortodonti)
- drg. Grace Audrey Widiyanti, Sp.Ort (Dokter Gigi Spesialis Ortodonti)
Pertanyaan seputar ortodonti anak
Mengapa anak perlu perawatan ortodonti padahal gigi susunya belum ganti semua?
Justru karena tulang rahang anak pada usia 6 hingga 11 tahun masih bertumbuh secara aktif dan sambungan tulangnya (sutura) masih lentur. Jika terdapat gigitan silang (gigi atas di belakang gigi bawah) atau rahang yang terlalu sempit, alat interseptif dapat memandu pertumbuhan rahang dan menyiapkan ruang bagi calon gigi tetap. Jika ditunggu hingga semua gigi tetap tumbuh di usia remaja, tulang rahang sudah mulai mengeras sehingga koreksinya menjadi lebih kompleks.
Apakah setelah memakai alat ortodonti anak nanti saat remaja masih perlu pasang behel lagi?
Perawatan ortodonti anak disebut sebagai perawatan Fase 1 yang berfokus pada memperbaiki hubungan rahang, menghentikan kebiasaan buruk, dan menyediakan ruang agar gigi tetap bisa keluar di tempat yang benar. Pada banyak kasus, langkah ini sudah menghasilkan susunan gigi yang fungsional. Kalaupun saat remaja diperlukan perapian detail dengan behel cekat (Fase 2), perawatannya menjadi jauh lebih sederhana, lebih singkat, dan meminimalkan risiko cabut gigi tetap.
Berapa jam sehari alat ortodonti lepasan anak harus dipakai?
Tergantung pada jenis alat yang diresepkan dokter. Untuk plat ekspansi lepasan aktif atau alat koreksi gigitan silang, umumnya dipakai sepanjang hari dan malam (dilepas hanya saat makan, olahraga, dan menyikat gigi). Sementara itu, untuk beberapa jenis alat miofungsional silikon lentur, pemakaian umumnya difokuskan selama 1 hingga 2 jam di siang hari ditambah sepanjang malam saat anak tidur.
Tersedia di cabang
Layanan lain dalam kelompok Behel Gigi & Ortodonti
Pasang behel / kawat gigi
Perawatan ortodonti cekat menggunakan bracket dan kawat lengkung untuk merapikan gigi berjejal, gigi renggang, serta memperbaiki fungsi gigitan.
Behel metal
Kawat gigi cekat konvensional berbahan stainless steel medis yang kuat dan andal untuk mengoreksi berbagai tingkat kelainan susunan gigi.
Behel keramik / sapphire
Kawat gigi estetik dengan bracket berbahan porselen sewarna gigi atau kristal safir bening yang tampak samar saat tersenyum.
