Frenektomi (tali lidah / bibir)

Frenektomi adalah prosedur bedah minor untuk membebaskan lipatan jaringan ikat atau frenulum pada bawah lidah maupun bagian dalam bibir yang terlalu pendek, tebal, atau melekat terlalu dekat ke tepi gusi. Tindakan ini membantu mengoptimalkan gerak lidah saat berbicara dan menyusu serta mencegah celah gigi depan maupun tarikan gusi.

Jadwalkan Perawatan di Cabang

Kapan perlu frenektomi?

  • Tali bibir atas (frenulum labialis) tumbuh tebal dan menempel hingga ke sela dua gigi seri depan atas, sehingga memicu gigi depan renggang (diastema sentral) yang sulit menutup.
  • Tali lidah bawah (frenulum lingualis / tongue-tie) terlalu pendek sehingga ujung lidah tampak berlekuk seperti hati saat dijulurkan dan membatasi pelafalan huruf tertentu seperti R, L, T, atau D.
  • Perlekatan frenulum menarik tepi gusi terus-menerus saat bibir bergerak, menyebabkan penurunan gusi (resesi gingiva) dan membuat sikat gigi sering menyentuh lipatan tersebut hingga perih.
  • Pasien pengguna gigi palsu lepasan yang giginya mudah terangkat dan lepas saat berbicara karena terdorong oleh lipatan frenulum yang tinggi.

Bagaimana prosedur frenektomi?

  1. Evaluasi perlekatan frenulum dan uji fungsi gerak: Dokter memeriksa ketebalan serta titik perlekatan frenulum pada bibir atau bawah lidah, menguji jangkauan gerak lidah, dan melihat apakah gusi di sela gigi ikut tertarik memucat (blanching test) saat bibir diangkat.
  2. Pemberian anestesi lokal yang nyaman: Gel anestesi dioleskan terlebih dahulu pada mukosa, dilanjutkan dengan sedikit suntikan bius lokal di sekitar jaringan frenulum hingga area tersebut terasa kebas sepenuhnya.
  3. Pembebasan jaringan ikat frenulum: Serat jaringan ikat yang menahan gerak bibir atau lidah dibebaskan secara presisi dengan instrumen bedah halus agar perlekatan berpindah ke posisi anatomis yang normal tanpa melukai jaringan otot di bawahnya.
  4. Penjahitan mukosa dan panduan senam lidah / bibir: Tepi mukosa dirapatkan dengan jahitan halus untuk mengontrol perdarahan, lalu dokter memandu latihan peregangan ringan (stretching pascatindakan) agar jaringan yang baru sembuh tetap lentur dan tidak melekat kembali.

Apa yang dirasakan & masa pemulihan

Tindakan frenektomi berlangsung relatif singkat, rata-rata 15 hingga 30 menit, dengan perdarahan yang minimal. Anak-anak yang sudah kooperatif maupun pasien dewasa umumnya dapat langsung berbicara dan minum air sejuk sesaat setelah tindakan selesai.

Rasa mengganjal atau sedikit kaku di bawah lidah maupun di balik bibir atas wajar dirasakan selama 2 hingga 4 hari pertama dan dapat diredakan dengan obat analgesik ringan serta konsumsi makanan dingin yang lembut.

Kunci keberhasilan pemulihan frenektomi adalah melakukan latihan gerak bibir atau senam lidah sesuai instruksi dokter selama 1 hingga 2 minggu pertama agar jaringan parut tidak memendek kembali.

Dokter yang menangani

Pada kasus gigi depan renggang yang disertai tali bibir atas yang tebal, kami biasanya menyarankan perapian gigi dengan behel terlebih dahulu hingga celahnya merapat, baru kemudian melakukan frenektomi sebelum behel dilepas. Urutan ini membantu jaringan gusi sembuh dalam posisi gigi yang sudah rapat sehingga hasilnya lebih stabil.

  • drg. Antonius Irwan, Sp.Perio (Dokter Gigi Spesialis Periodonsia)
  • drg. Steffi Febrina (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Thomas Aurelius Dharma (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Venny (Dokter Gigi Umum)

Lihat profil dokter kami

Pertanyaan seputar frenektomi

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan frenektomi bibir atas pada anak yang giginya renggang?

Pada banyak anak usia 6 hingga 9 tahun, celah di antara dua gigi depan atas adalah hal yang wajar dan sering kali merapat sendiri saat gigi taring atas tetap tumbuh di usia 11 hingga 12 tahun. Oleh karena itu, frenektomi bibir atas umumnya baru dilakukan setelah gigi taring tetap tumbuh atau dikombinasikan dengan perawatan ortodonti, kecuali jika tali bibir tersebut menyebabkan nyeri berulang atau menghalangi pembersihan gigi.

Apakah setelah frenektomi tali lidah kemampuan bicara langsung berubah seketika?

Secara anatomis, ujung lidah memang langsung memiliki ruang gerak yang lebih bebas segera setelah jaringan ikatnya dibebaskan. Namun, karena otot lidah sudah terbiasa dengan pola gerak lama selama bertahun-tahun, pasien perlu rutin melakukan latihan senam lidah dan pelafalan kata agar koordinasi otot lidah beradaptasi secara bertahap.

Mengapa dokter menganjurkan latihan peregangan bibir atau lidah setelah tindakan frenektomi?

Jaringan di dalam mulut sembuh dengan sangat cepat. Tanpa latihan gerak aktif secara lembut pada hari-hari awal penyembuhan, kedua sisi luka yang berdekatan dapat menyatu kembali (reattachment) dan membentuk jaringan ikat yang kaku. Latihan peregangan sederhana menjaga hasil pembebasan frenulum tetap lentur dan optimal.

Tersedia di cabang

Puri Indah

Pilih Cabang Klinik

Layanan lain dalam kelompok Cabut Gigi & Bedah Mulut