Pengangkatan kista / benjolan mulut

Pengangkatan kista mulut adalah prosedur bedah minor untuk membersihkan kantung berisi cairan atau benjolan jinak pada jaringan lunak bibir, pipi bagian dalam, gusi, maupun tulang rahang secara menyeluruh. Tindakan enukleasi atau eksisi ini bertujuan menghentikan pembesaran lesi yang dapat menekan akar gigi serta mendukung pemeriksaan patologi bila diperlukan.

Jadwalkan Perawatan di Cabang

Kapan perlu pengangkatan kista mulut?

  • Muncul benjolan lunak bening atau kebiruan di bagian dalam bibir bawah (mukokel) akibat saluran kelenjar liur kecil yang tersumbat atau sering tergigit.
  • Terdapat benjolan kenyal pada pipi bagian dalam, tepi lidah, atau gusi (seperti fibroma iritan atau epulis) yang mengganggu saat mengunyah dan berbicara.
  • Pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya bayangan kantung kista di ujung akar gigi yang mati (kista radikuler) atau di sekitar mahkota gigi yang belum tumbuh.
  • Benjolan di rongga mulut sering pecah sendiri, mengeluarkan cairan kental, lalu tumbuh kembali di tempat yang sama setelah beberapa minggu.

Bagaimana prosedur pengangkatan kista mulut?

  1. Pemeriksaan karakteristik benjolan dan rontgen: Dokter mengevaluasi ukuran, batas, konsistensi, dan warna benjolan pada jaringan lunak, atau meninjau foto rontgen bila kista berada di dalam tulang rahang di sekitar akar gigi.
  2. Anestesi lokal di sekitar area lesi: Obat bius lokal disuntikkan secara hati-hati mengelilingi area benjolan (anestesi infiltrasi atau blok) agar seluruh jaringan di sekitarnya kebas tanpa mengubah bentuk benjolan.
  3. Pengangkatan kantung kista secara utuh (eksisi / enukleasi): Dokter mengangkat seluruh dinding kantung kista beserta kelenjar liur minor pemicunya (pada kasus mukokel) agar tidak mudah kambuh, serta membersihkan rongga tulang bila kista berasal dari ujung akar gigi.
  4. Penjahitan luka dan pengiriman sampel jaringan bila perlu: Luka ditutup dengan jahitan halus untuk mempercepat penyembuhan mukosa mulut, dan jaringan yang diangkat dapat dikirim ke laboratorium patologi anatomi untuk memastikan diagnosis sel secara akurat.

Apa yang dirasakan & masa pemulihan

Prosedur pengangkatan benjolan jaringan lunak seperti mukokel atau fibroma kecil umumnya berlangsung sekitar 20 hingga 45 menit di bawah bius lokal tanpa rasa nyeri tajam.

Setelah tindakan, area bibir atau gusi yang dijahit akan terasa sedikit menebal atau bengkak ringan selama 2 hingga 4 hari. Hindari kebiasaan menggigit-gigit bibir atau memainkan benang jahitan dengan ujung lidah.

Pilih makanan yang lembut, tidak pedas, dan tidak asam selama minggu pertama agar luka jahitan di mukosa mulut tidak perih dan dapat menyatu dengan baik.

Dokter yang menangani

Jangan pernah mencoba memecahkan sendiri benjolan cairan di bibir atau gusi menggunakan jarum di rumah. Selain berisiko memicu infeksi bakteri, kantung cairan yang hanya dipecahkan tanpa diangkat dinding dan kelenjar penyebabnya hampir selalu akan terisi cairan kembali.

  • drg. Antonius Irwan, Sp.Perio (Dokter Gigi Spesialis Periodonsia)
  • drg. Steffi Febrina (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Thomas Aurelius Dharma (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Venny (Dokter Gigi Umum)

Lihat profil dokter kami

Pertanyaan seputar pengangkatan kista mulut

Mengapa benjolan mukokel di bibir bawah sering muncul kembali meskipun sudah pernah pecah?

Mukokel terbentuk karena saluran kelenjar air liur kecil di dalam bibir robek (biasanya akibat tidak sengaja tergigit), sehingga air liur merembes dan terperangkap di bawah jaringan mukosa. Saat benjolan pecah sendiri, hanya cairannya yang keluar sementara kelenjar yang bocor masih ada di dalamnya. Melalui prosedur bedah minor, kantung beserta kelenjar liur kecil yang rusak tersebut diangkat seluruhnya agar tidak terisi ulang.

Apakah pengangkatan mukokel di bagian dalam bibir akan meninggalkan bekas luka yang terlihat dari luar?

Tidak terlihat dari luar, karena sayatan bedah minor dilakukan sepenuhnya pada sisi bagian dalam bibir (mukosa labial). Jaringan mukosa mulut memiliki suplai darah yang sangat baik sehingga luka jahitan di bagian dalam bibir umumnya pulih dengan rapi dan menyatu dengan jaringan sekitarnya dalam beberapa minggu.

Apakah kista di ujung akar gigi selalu mengharuskan giginya dicabut?

Tidak selalu. Jika struktur mahkota dan akar gigi tersebut masih cukup kuat untuk dipertahankan, dokter dapat mengombinasikan perawatan saluran akar (endodontik) dengan pengangkatan kista di ujung akar (enukleasi dan apikoektomi). Pencabutan gigi hanya dilakukan apabila sisa akar sudah terlalu pendek atau rusak parah.

Tersedia di cabang

Puri Indah

Pilih Cabang Klinik

Layanan lain dalam kelompok Cabut Gigi & Bedah Mulut