Kapan perlu aplikasi fluoride?
- Anak-anak dan remaja dalam masa pertumbuhan gigi susu maupun gigi dewasa untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan asam bakteri.
- Ditemukan bercak putih kapur (white spot lesion) pada permukaan gigi yang menandakan dimulainya proses pelepasan mineral email (demineralisasi awal).
- Pasien dewasa yang sering mengalami keluhan gigi ngilu akibat penurunan gusi atau terbukanya leher gigi setelah pembersihan karang gigi.
- Pasien yang sedang menjalani perawatan behel (ortodonti) cekat, di mana area sekitar bracket lebih sulit dibersihkan dan rentan mengalami bercak karies.
- Individu dengan kondisi mulut kering (xerostomia) atau riwayat sering muncul lubang gigi baru setiap tahun.
Bagaimana prosedur aplikasi fluoride?
- Pembersihan plak dan pengeringan permukaan gigi: Dokter gigi membersihkan permukaan gigi dari lapisan plak dan sisa makanan melalui pemolesan ringan, lalu mengeringkan gigi dengan hembusan udara lembut agar mineral fluoride dapat menyerap optimal.
- Isolasi area kerja: Gigi dijaga tetap kering dari genangan air liur menggunakan gulungan kapas (cotton roll) dan alat penghisap cairan (suction).
- Pengolesan bahan fluoride klinis: Dokter mengoleskan pernis fluoride (fluoride varnish) secara tipis dan merata menggunakan kuas mikro pada seluruh permukaan gigi, terutama di area sela gigi, ceruk kunyah, dan leher gigi yang sensitif.
- Pengerasan lapisan dan instruksi pascatindakan: Pernis fluoride akan langsung mengeras saat bersentuhan dengan air liur membentuk lapisan pelindung tipis, lalu dokter menjelaskan aturan makan dan minum selama beberapa jam pertama.
Apa yang dirasakan & masa pemulihan
Prosedur berlangsung sangat cepat (sekitar 5 hingga 10 menit), nyaman, tidak menggunakan jarum maupun bor, serta memiliki aroma buah yang disukai anak-anak.
Sesaat setelah dioleskan, permukaan gigi akan terasa sedikit berlapis seperti ada film tipis dan tampak agak kekuningan samar; lapisan ini akan hilang dengan sendirinya saat Anda menyikat gigi keesokan paginya.
Agar mineral fluoride terserap maksimal ke dalam email, Anda dianjurkan tidak makan atau minum selama 30 hingga 60 menit pertama, mengonsumsi makanan lunak atau bersuhu ruang selama 4 jam, serta menunda menyikat gigi hingga malam hari atau keesokan paginya sesuai instruksi dokter.
Dokter yang menangani
Aplikasi fluoride bukan hanya untuk anak-anak; pada pasien dewasa yang sering mengeluhkan ngilu di leher gigi atau memiliki risiko karies tinggi, pengolesan fluoride sehabis scaling sangat membantu menenangkan sensitivitas gigi.
- drg. Steffi Febrina (Dokter Gigi Umum)
- drg. Thomas Aurelius Dharma (Dokter Gigi Umum)
- drg. Venny (Dokter Gigi Umum)
Pertanyaan seputar aplikasi fluoride
Jika sudah memakai pasta gigi berfluoride setiap hari, apakah masih perlu aplikasi fluoride di klinik?
Pasta gigi harian mengandung fluoride dosis rendah untuk pemeliharaan rutin, sedangkan aplikasi fluoride di klinik memiliki konsentrasi mineral yang jauh lebih tinggi dan diformulasikan agar bertahan lama di permukaan gigi. Keduanya saling melengkapi, terutama bagi anak-anak, pengguna behel, atau pasien yang rentan mengalami gigi berlubang.
Apakah aplikasi fluoride aman untuk anak kecil jika tidak sengaja tertelan?
Sangat aman apabila dilakukan oleh dokter gigi. Penggunaan metode pernis (fluoride varnish) yang dioleskan tipis dengan kuas mikro akan langsung mengering saat terkena air liur, sehingga jumlah bahan yang digunakan sangat terukur dan meminimalkan risiko tertelan.
Mulai usia berapa anak dapat diberikan aplikasi fluoride?
Berdasarkan panduan klinis kedokteran gigi anak, aplikasi pernis fluoride sudah dapat diberikan sejak gigi susu pertama tumbuh, terutama pada anak yang memiliki risiko karies tinggi atau kebiasaan minum susu menjelang tidur, dan diulang setiap 3 hingga 6 bulan.
Tersedia di cabang
Layanan lain dalam kelompok Pemeriksaan & Pencegahan Gigi
Konsultasi dokter gigi
Diskusi klinis dan pemeriksaan menyeluruh bersama dokter gigi untuk menemukan solusi perawatan yang tepat bagi keluhan gigi dan gusi Anda.
Pemeriksaan gigi rutin (check-up)
Evaluasi berkala kesehatan gigi, gusi, dan rongga mulut setiap 6 bulan untuk mendeteksi masalah sejak tahap awal sebelum menimbulkan rasa sakit.
Scaling / pembersihan karang gigi
Pembersihan karang gigi (kalkulus) dan plak membandel menggunakan ultrasonic scaler untuk meredakan gusi berdarah serta menjaga kesegaran napas.
