Polishing gigi

Polishing gigi adalah tahap penghalusan permukaan email gigi menggunakan sikat putar lembut (prophy cup) dan pasta khusus setelah pembersihan karang gigi selesai dilakukan. Prosedur ini mengangkat sisa noda ekstrinsik akibat kopi, teh, atau rokok sekaligus menghambat menempelnya kembali plak bakteri baru pada permukaan gigi yang telah bersih.

Jadwalkan Perawatan di Cabang

Kapan perlu polishing gigi?

  • Baru saja menyelesaikan tindakan pembersihan karang gigi (scaling) di mana permukaan email masih terasa agak kesat saat disentuh lidah.
  • Terdapat noda permukaan (extrinsic stain) berwarna kecokelatan atau kekuningan akibat konsumsi kopi, teh, anggur merah, atau kebiasaan merokok.
  • Pada anak-anak atau pasien dewasa yang hanya memiliki penumpukan plak lunak dan noda tipis tanpa adanya karang gigi keras.
  • Ingin menjaga kehalusan permukaan gigi dan tepi tambalan komposit saat kunjungan kontrol rutin berkala.

Bagaimana prosedur polishing gigi?

  1. Evaluasi kebersihan permukaan gigi: Dokter gigi memastikan seluruh karang gigi keras sudah terangkat sempurna agar proses pemolesan dapat menjangkau permukaan email secara merata.
  2. Pemilihan pasta profilaksis dan instrumen poles: Dokter memilih tingkat kehalusan pasta poles (prophy paste) yang sesuai dengan ketebalan noda dan sensitivitas gigi Anda, serta menyiapkan karet poles lembut (rubber cup) atau sikat halus.
  3. Pemolesan sistematis gigi demi gigi: Instrumen putar berkecepatan rendah dijalankan secara lembut pada permukaan depan, belakang, dan bidang kunyah gigi untuk mengangkat sisa biofilm plak serta noda ekstrinsik.
  4. Pembilasan menyeluruh dan pengecekan akhir: Rongga mulut dibilas hingga bersih dari sisa pasta poles, kemudian dokter memeriksa kilau serta kehalusan permukaan gigi bersama Anda.

Apa yang dirasakan & masa pemulihan

Prosedur polishing terasa sangat ringan dan nyaman, menyerupai pijatan lembut dari sikat gigi elektrik berkecepatan rendah tanpa rasa tajam.

Sesaat setelah tindakan selesai, permukaan gigi akan langsung terasa sangat licin saat disentuh dengan lidah dan tampak lebih cerah alami.

Untuk menjaga hasil pemolesan, Anda disarankan menghindari minuman atau makanan berwarna pekat seperti kopi, teh pekat, kunyit, dan kecap selama beberapa jam pertama karena lapisan pelindung alami (pelikel) gigi sedang terbentuk kembali.

Dokter yang menangani

Tahap polishing sering dianggap sekadar pelengkap, padahal permukaan gigi yang halus pasca-pemolesan sangat berperan dalam memperlambat terbentuknya karang gigi baru di bulan-bulan berikutnya.

  • drg. Steffi Febrina (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Thomas Aurelius Dharma (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Venny (Dokter Gigi Umum)

Lihat profil dokter kami

Pertanyaan seputar polishing gigi

Apa perbedaan antara scaling dan polishing gigi?

Scaling bertujuan merontokkan batu karang gigi yang keras menggunakan getaran ultrasonik, sedangkan polishing adalah tahap akhir menggunakan karet putar lembut dan pasta khusus untuk menghaluskan kembali permukaan gigi serta membersihkan sisa noda tipis.

Apakah polishing gigi dapat membuat gigi menjadi lebih putih?

Polishing akan membuat gigi tampak lebih cerah dan bersih karena noda kopi, teh, atau rokok yang menutupi permukaan email terangkat. Namun prosedur ini mengembalikan gigi ke warna aslinya, bukan mengubah pigmen warna dalam gigi seperti pada prosedur bleaching.

Apakah pasta yang digunakan saat polishing sama dengan pasta gigi biasa di rumah?

Berbeda. Pasta profilaksis klinik memiliki partikel pemoles mikro yang terukur untuk mengangkat noda membandel dalam satu kali kunjungan, dan penggunaannya harus diatur dengan kecepatan putar rendah oleh dokter gigi agar tetap aman bagi email.

Tersedia di cabang

Puri Indah

Pilih Cabang Klinik

Layanan lain dalam kelompok Pemeriksaan & Pencegahan Gigi