Rontgen panoramik

Rontgen panoramik adalah pemeriksaan radiografi ekstraoral dua dimensi yang menampilkan keseluruhan struktur mulut dalam satu bidang gambar, meliputi seluruh gigi atas dan bawah, tulang rahang, sinus maksilaris, hingga sendi rahang (TMJ). Pemindaian singkat ini sangat membantu evaluasi gigi bungsu tertanam (impaksi), perencanaan implan, serta pemantauan tumbuh kembang gigi.

Jadwalkan Perawatan di Cabang

Kapan perlu rontgen panoramik?

  • Mengevaluasi posisi, kemiringan, dan kedekatan akar gigi bungsu yang tertanam (impaksi) terhadap saluran saraf rahang bawah sebelum tindakan pencabutan atau odontektomi.
  • Sebagai pemeriksaan awal yang komprehensif sebelum memulai perawatan kawat gigi (ortodonti) atau clear aligner.
  • Memantau benih gigi permanen yang masih berada di dalam tulang rahang pada anak-anak dan remaja.
  • Menilai ketinggian tulang rahang secara menyeluruh sebelum perencanaan implan gigi atau pembuatan gigi tiruan.
  • Mendeteksi kelainan di dalam tulang rahang seperti kista, tumor odontogenik, kehilangan tulang akibat periodontitis menyeluruh, atau gangguan sendi rahang (TMJ).

Bagaimana prosedur rontgen panoramik?

  1. Persiapan pasien dan pelepasan benda logam: Anda diminta melepas anting, kalung, kacamata, jepit rambut logam, atau gigi palsu lepasan agar tidak menimbulkan bayangan putih (artefak) pada hasil foto, lalu mengenakan apron pelindung radiasi.
  2. Penempatan posisi kepala dan gigitan pada alat: Anda berdiri atau duduk tegak menghadap unit panoramik, meletakkan dagu pada penyangga, dan menggigit penahan kecil berpelindung sekali pakai agar lengkung rahang berada tepat di garis fokus.
  3. Pemindaian memutar di luar mulut: Lengan mesin rontgen akan berputar perlahan mengelilingi kepala Anda dari satu sisi telinga ke sisi lainnya selama sekitar 12 hingga 15 detik tanpa menyentuh wajah Anda.
  4. Evaluasi citra panoramik bersama dokter gigi: Hasil pemindaian menyeluruh langsung tampil di layar monitor, memudahkan dokter menunjukkan kondisi seluruh gigi, benih gigi, hingga struktur tulang rahang Anda.

Apa yang dirasakan & masa pemulihan

Pemeriksaan ini sangat nyaman karena seluruh perangkat bekerja dari luar mulut (ekstraoral), sehingga tidak memicu rasa mual atau refleks muntah.

Anda hanya perlu berdiri diam, merapatkan bibir, dan menempelkan lidah ke langit-langit mulut selama belasan detik saat alat berputar.

Setelah pemindaian selesai, Anda dapat langsung kembali ke ruang konsultasi tanpa efek samping apa pun.

Dokter yang menangani

Satu lembar rontgen panoramik sering kali mengungkap kondisi yang belum pernah disadari pasien, seperti gigi bungsu yang tumbuh tidur menekan gigi di depannya; memetakannya lebih awal membantu kita mencegah kerusakan pada gigi yang sehat.

  • drg. Steffi Febrina (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Thomas Aurelius Dharma (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Venny (Dokter Gigi Umum)

Lihat profil dokter kami

Pertanyaan seputar rontgen panoramik

Mengapa saya harus melepas anting dan kalung saat rontgen panoramik?

Logam pada anting, kalung, kacamata, atau tindik akan menahan sinar-X dan menciptakan bayangan putih memanjang (ghost image) yang dapat menutupi gambaran akar gigi atau tulang rahang di hasil foto, sehingga harus dilepas sementara selama 15 detik pemindaian.

Apakah sebelum cabut gigi bungsu wajib melakukan rontgen panoramik?

Untuk gigi bungsu—terutama yang tumbuh miring atau tertanam sebagian di dalam gusi dan tulang—rontgen panoramik sangat penting agar dokter dapat melihat bentuk kelengkungan akar, kemiringan mahkota, serta jarak akar terhadap saluran saraf rahang bawah dan rongga sinus demi keamanan tindakan.

Mengapa dokter meminta saya menempelkan lidah ke langit-langit mulut saat difoto?

Ketika lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan bibir dirapatkan selama pemindaian, ruang udara gelap di dalam mulut akan tertutup, sehingga gambaran ujung akar gigi-gigi rahang atas akan terlihat jauh lebih jelas dan kontras.

Tersedia di cabang

Puri Indah

Pilih Cabang Klinik

Layanan lain dalam kelompok Pemeriksaan & Pencegahan Gigi