Perawatan gigi anak

Perawatan gigi anak adalah pendekatan pemeriksaan, pencegahan, dan pemulihan kesehatan gigi serta gusi yang dirancang khusus mengikuti tahapan tumbuh kembang anak sejak gigi susu (gigi sulung) pertama tumbuh. Layanan ini bertujuan menjaga fungsi kunyah, ruang tumbuh gigi tetap, serta membangun kebiasaan merawat gigi yang menyenangkan tanpa rasa takut.

Jadwalkan Perawatan di Cabang

Kapan perlu perawatan gigi anak?

  • Sejak gigi susu pertama anak tumbuh atau saat anak menginjak usia 1 tahun untuk pemeriksaan awal (kunjungan pertama ke dokter gigi).
  • Muncul bercak putih kapur (white spot) atau noda kecokelatan pada permukaan gigi depan maupun gigi geraham anak.
  • Anak mulai mengeluh ngilu saat minum dingin, mengemut makanan terlalu lama, atau enggan mengunyah di salah satu sisi rahang.
  • Terdapat kebiasaan mengisap ibu jari, penggunaan dot botol susu saat tidur malam, atau susunan gigi baru yang tampak berjejal.
  • Jadwal evaluasi berkala setiap 4–6 bulan sekali untuk memantau pergantian gigi susu ke gigi tetap serta melakukan perlindungan pencegahan.

Bagaimana prosedur perawatan gigi anak?

  1. Pengenalan suasana dengan pendekatan Tell-Show-Do: Dokter menyapa anak dengan hangat dan mengenalkan alat-alat pemeriksaan menggunakan bahasa sederhana yang mudah dipahami (Tell), memperlihatkan cara kerjanya di jari tangan (Show), baru kemudian memeriksa mulut anak secara perlahan (Do).
  2. Pemeriksaan klinis gigi, gusi, dan tumbuh kembang rahang: Dokter mengevaluasi kondisi setiap gigi susu dan gigi tetap yang sudah tumbuh, memeriksa kesehatan jaringan gusi, serta mengamati pola gigitan dan kecukupan ruang pada lengkung rahang anak.
  3. Pembersihan plak dan tindakan pencegahan atau perawatan awal: Permukaan gigi dibersihkan dengan sikat putar lembut (prophylaxis brush) dan pasta beraroma buah. Sesuai indikasi klinis, dokter dapat mengaplikasikan lapisan pelindung seperti fluoride atau merencanakan penambalan bila ditemukan karies dini.
  4. Edukasi menyikat gigi dan panduan nutrisi bagi orang tua: Anak dan orang tua mempraktikkan cara menyikat gigi yang efektif bersama dokter, disertai diskusi mengenai pengaturan pola makan rendah gula dan jadwal kontrol berikutnya.

Apa yang dirasakan & masa pemulihan

Selama kunjungan berlangsung, fokus utama dokter adalah menciptakan rasa aman dan percaya diri pada anak. Anak tidak dipaksa membuka mulut secara mendadak, melainkan diajak bekerja sama sesuai ritme kenyamanannya.

Tindakan pemeriksaan dan pembersihan rutin umumnya terasa nyaman dan tidak menimbulkan nyeri. Anak justru sering merasa senang karena dapat memilih rasa pasta pembersih dan melihat giginya tampak bersih melalui cermin tangan.

Setelah kunjungan selesai, anak dapat langsung beraktivitas, makan, dan minum seperti biasa, kecuali jika pada sesi tersebut dilakukan pengolesan fluoride topikal yang memerlukan jeda makan sekitar 30 menit.

Dokter yang menangani

Gigi susu yang sehat bukan sekadar gigi sementara; ia adalah penuntun jalan bagi gigi tetap dan kunci kecukupan gizi anak saat masa pertumbuhan. Membawa anak ke dokter gigi saat giginya belum terasa sakit akan membuat kunjungan terasa jauh lebih menyenangkan.

  • drg. Steffi Febrina (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Thomas Aurelius Dharma (Dokter Gigi Umum)
  • drg. Venny (Dokter Gigi Umum)

Lihat profil dokter kami

Pertanyaan seputar perawatan gigi anak

Kapan usia ideal untuk membawa anak pertama kali ke dokter gigi?

Asosiasi kedokteran gigi anak merekomendasikan kunjungan pertama dilakukan sejak gigi susu pertama tumbuh (biasanya sekitar usia 6 bulan) atau selambat-lambatnya saat anak berulang tahun yang pertama. Kunjungan awal ini berfokus pada pemeriksaan tumbuh kembang dan edukasi bagi orang tua.

Bagaimana jika anak saya menangis atau takut duduk sendiri di kursi gigi?

Hal tersebut sangat wajar, terutama pada anak balita. Untuk anak usia dini, pemeriksaan dapat dilakukan dengan posisi lutut-ke-lutut (knee-to-knee) di pangkuan orang tua sehingga anak tetap merasa aman dalam pelukan sambil diperiksa dengan lembut.

Mengapa gigi susu tetap perlu dirawat padahal nantinya akan digantikan gigi tetap?

Gigi susu geraham baru akan tanggal pada usia 10–12 tahun. Jika gigi susu rusak atau berlubang parah sebelum waktunya, anak akan kesulitan mengunyah, rentan mengalami infeksi gusi yang dapat mengganggu benih gigi tetap di bawahnya, serta berisiko kehilangan ruang tumbuh gigi tetap.

Tersedia di cabang

Puri Indah

Pilih Cabang Klinik

Layanan lain dalam kelompok Layanan Gigi Anak